LaNyalla: Pentingnya Membumikan Kembali Semboyan yang Digagas Ki Hajar Dewantoro

    LaNyalla:  Pentingnya Membumikan Kembali Semboyan yang Digagas Ki Hajar Dewantoro
    Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti

    JAKARTA - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menilai bangsa Indonesia membutuhkan pemimpin intelektual yang beretika dan bermoral, bukan hasil dari pencitraan dan survei untuk membentuk persepsi masyarakat. 

    Oleh sebab itu, saat Silaturahmi Elemen Masyarakat Presidium Nasional Majelis Permusyawaratan Bumiputra Indonesia, Kamis (16/6/2022) di Gedung B DPD RI, Senayan, Jakarta. LaNyalla menyampaikan pentingnya membumikan kembali semboyan yang digagas Ki Hajar Dewantoro.
     
    "Saat memberi kata pengantar untuk penerbitan buku 1 Abad Tamansiswa, saya sampaikan pentingnya membumikan kembali semboyan Ing ngarso sung tulodo; Ing madyo mangun karso; Tut wuri handayani yang digagas Ki Hajar Dewantoro, " kata LaNyalla dalam kegiatan bertema ‘Mengembalikan Kedaulatan Rakyat Melalui Konstitusi’.

    Cappuccino latte
    market.biz.id Cappuccino latte
    40% Rp 2.000
    Beli sekarang!

    Dijelaskan LaNyalla, itulah etika. Itulah moral. Itulah budi pekerti atau akhlak yang seharusnya menjadi esensi dari tujuan Pendidikan Nasional bangsa. 

    "Sehingga, kita akan menghasilkan kaum terdidik atau intelektual yang beretika. Intelektual yang bermoral. Dan intelektual yang berbudi pekerti luhur seperti para pendiri bangsa kita, " terangnya. 

    Pizza Hut Black Pizza
    market.biz.id Pizza Hut Black Pizza
    6% Rp 1.750
    Beli sekarang!

    Senator asal Jawa Timur ini menambahkan, mereka inilah yang harus menjadi para pemimpin bangsa. Mereka inilah para hikmat yang memiliki kebijaksanaan. Mereka inilah yang harus ditimbang pendapatnya dalam musyawarah untuk menentukan arah perjalanan bangsa. 

    "Bukan mereka yang lahir dari pencitraan dan survei-survei yang dibuat untuk mempengaruhi persepsi publik. Karena popularitas sama sekali tidak ada hubungannya dengan etika, moral dan akhlak. Karena Iblis pun sangat populer, " sindirnya. 

    BIGISSUE.ID
    market.biz.id BIGISSUE.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    LaNyalla juga tidak sependapat dengan orang yang mengatakan bahwa untuk membenahi Indonesia yang karut marut dan salah arah ini, harus diawali dengan membenahi hukum, membenahi ekonomi, membenahi birokrasi dan lainnya yang bersifat sektoral dan parsial. 

    "Bagi saya, untuk memperbaiki Indonesia, harus dimulai dengan memurnikan kembali demokrasinya. Artinya, mengembalikan demokrasi, yang selama ini digenggam kalangan oligarkis yang rakus, kepada kaum intelektual yang beretika, bermoral dan berbudi pekerti luhur, " katanya. 

    SENATORINDONESIA.COM
    market.biz.id SENATORINDONESIA.COM
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    LaNyalla mengatakan, Indonesia merdeka oleh kaum intelektual. Kaum yang beretika, bermoral dan berbudi pekerti luhur. Yaitu para pendiri bangsa kita.

    Sayangnya, kondisi saat ini sangat terbalik. Sebab, Indonesia telah meninggalkan mazhab ekonomi Pemerataan dengan mengejar Pertumbuhan Domestik Bruto yang berbanding lurus dengan Tax Rasio. 

    Selain itu, Indonesia telah meninggalkan perekomian yang disusun atas azas kekeluargaan, dan membiarkan ekonomi tersusun dengan sendirinya oleh mekanisme pasar. 

    "Inilah yang saya sebut dengan kita sebagai bangsa telah Durhaka kepada para pendiri bangsa. Kepada para pahlawan yang merelakan nyawanya, dengan dua pilihan kata saat itu, yaitu Merdeka atau Mati!" ujar Alumnus Universitas Brawijaya Malang itu. 

    Menurutnya, semboyan tersebut kini terasa absurd. Padahal itu semuanya mereka lakukan demi kemerdekaan. Demi perwujudan kecintaan kepada tanah air, dan demi satu harapan mulia, Agar tumbuh generasi yang lebih 
    sempurna. 

    "Tetapi yang tumbuh hari ini adalah Oligarki Ekonomi yang menyatu dengan Oligarki Politik untuk menyandera kekuasaan agar negara tunduk dalam kendali mereka, " katanya. 

    DItambahkannya, bangsa ini sudah tidak mengerti lagi kedalaman makna dari kata ‘Republik’ yang dipilih oleh para pendiri bangsa sebagai bentuk dari negara ini. Padahal dalam kata Republik tersimpul makna filosofis yang sangat dalam, yakni Res-Publica, yang artinya Kemaslahatan Bersama dalam arti seluas-luasnya.

    GO.WEB.ID
    market.biz.id GO.WEB.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    LaNyalla mengatakan tidak akan membedah tentang Pancasila di hadapan para senior, para purnawirawan TNI dan para pejuang bangsa. 

    "Saya yakin dan percaya, Bapak Ibu dan Hadirin adalah warga negara yang mencintai tanah airnya. Karena seorang Patriot sejati, adalah warga negara yang selalu peduli terhadap kehidupan bersama. Peduli terhadap kemaslahatan bersama. Karena musuh dari Patriotisme adalah segala jenis tirani yang menjadi penyebab ketidakadilan, " katanya.

    Selain LaNyalla, hadir dalam kegiatan itu Wakil Presiden RI ke-6 Try Sutrisno, Ketua Umum PPAD Doni Munardo, Senator asal Lampung Bustami, Senator asal Kepri Darmansyah, Sekjen DPD RI Rahman Hadi, dan Staf Khusus Ketua DPD RI Sefdin Syaifudin dan Togar M Nero. 

    Hadir juga Kordinator Presidium Nasional Majelis Permusyawaratan Bumi Putra Indonesia Zulkifli S. Ekomei, Presidium Majelis Permusyawaratan Bumiputra Indonesia Achmad Mubarok, dan Letjen TNI Purn. Bambang Darmono dari Gerakan Kaji Ulang Perubahan UUD'45.(*)

    AA LaNyalla Mahmud Mattalitti DPD RI
    NAGARI.CO.ID

    NAGARI.CO.ID

    Artikel Sebelumnya

    Dewan Pers Apresiasi Pernyataan Kapolres...

    Artikel Berikutnya

    Sufmi Dasco Minta Komisi II Kaji Penggunaan...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 403

    Postingan Tahun ini: 1717

    Registered: May 25, 2021

    Syafruddin Adi

    Syafruddin Adi verified

    Postingan Bulan ini: 385

    Postingan Tahun ini: 2294

    Registered: Apr 8, 2021

    Indra Gunawan

    Indra Gunawan verified

    Postingan Bulan ini: 151

    Postingan Tahun ini: 612

    Registered: Nov 15, 2021

    KODIM SURABAYA TIMUR

    KODIM SURABAYA TIMUR verified

    Postingan Bulan ini: 121

    Postingan Tahun ini: 503

    Registered: Oct 4, 2021

    Profle

    Narsono son verified

    Poltekip 52 Lapas Pasir Putih Nusakambangan Ikuti Pembinaan Jasmani
    Accept International Kunjungi Lapas High Risk Pasir Putih Nusakambangan
    Kalapas Lapsustik Sampaikan Delapan Hal Penting Pada Pegawai,  Mohon Disimak
    Warga Kota Tegal Dapat BLT Minyak Goreng dan Dapat Vaksin Gratis

    Rekomendasi

    DPD NasDem Barru Salurkan Bantuan Sembako di Lipukasi
    Peduli Peternak,Babinsa Lerep Pantau Penyemprotan Disinfektan Kandang
    Kesan dan Pesan Kapolres Nagekeo Ketika Kunjungan Kerja ke Boawae
    Peringati HKN,Kasdim Salatiga Lepas Peserta Jalan Sehat
    Latma Cope West 2022 TNI AU-US PACAF di Lanud Abd Saleh Resmi Ditutup

    Ikuti Kami