KKP Terima Sertifikat Tanah Politeknik AUP dari BPN

    KKP Terima Sertifikat Tanah Politeknik AUP dari BPN

    Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi menerima sertifikat atas tanah Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP) dari Badan Pertanahan Nasional (BPN).

    Penyerahan sertifikat tersebut dilakukan oleh Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi DKI Jakarta, Dwi Budi Martono, kepada Sekretaris Jenderal KKP Antam Novambar, Jumat (1/4/2022), di Politeknik AUP, Jakarta Selatan.

    Politeknik AUP merupakan salah satuan pendidikan di bawah Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM), KKP. Terkait tanah kampus ini, KKP telah beberapa kali digugat dan semuanya ditolak pengadilan.

    Pada 22 November 2021 Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menerima eksepsi yang KKP sampaikan bersama kementerian lain yaitu Kementerian Pertanian, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, serta Kementerian Keuangan. Atas putusan tersebut, KKP bersama kementerian lain yang menjadi tergugat, berhasil menyelamatkan aset negara yang berpotensi hilang apabila gugatan dikabulkan pengadilan.

    WARTASEKOLAH.COM
    market.biz.id WARTASEKOLAH.COM
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    "Puji syukur kita semua diberi kesehatan bisa hadir di sini juga puji syukur akhirnya masalah tanah ini selesai juga, " ungkap Antam yang disambut dengan tepuk tangan meriah para hadirin.

    Ia berharap dengan keluarnya sertipikat tersebut dapat meningkatkan kualitas belajar-mengajar serta memberikan tambahan semangat kepada seluruh pengajar, staf dan taruna-taruni yang sedang menimba ilmu di kampus Politeknik AUP. Ia berpesan agar sertipikasi ini dapat diikuti dengan pemeliharaan dan pengelolaan Politeknik AUP sebagai Barang Milik Negara (BMN) sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

    "Saya berharap dengan keluarnya sertifikat tanah Politeknik AUP dapat meningkatkan kualitas belajar-mengajar, dengan sudah bersertipikat tunjukkan semangatnya, dan saya berharap sekali taruna-taruni di sini bertambah semangat. Terima kasih kepada jajaran BPN yang telah melegalkan dan membantu KKP serta kepada tim KKP yang telah bahu-membahu bersama-sama sehingga sertipikat hari ini bisa kita terima, " ujarnya.

    Kepala BRSDM I Nyoman Radiarta mengatakan, Politeknik AUP berdiri sejak 1962 dan setelah perjalanan panjang selama 60 tahun hingga 2022 akhirnya tanah Politeknik AUP ini memiliki bukti kepemilikan yang sah. Artinya tanah Politeknik AUP ini sudah memenuhi tiga asas tertib pengelolaan BMN, yaitu tertib administrasi, tertib fisik dan tertib hukum sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah.

    SIBERIA.CO.ID
    market.biz.id SIBERIA.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Menurut Nyoman, tanah Politeknik AUP ini memiliki luas 6, 5 hektare dengan nilai perolehan sebesar Rp596, 6 miliar. Dengan terbitnya sertipikat tanah ini maka KKP telah mengamankan aset negara atau BMN senilai Rp596, 6 miliar.

    Sementara itu Direktur Politeknik AUP Muhammad Hery Riyadi Alauddin mengatakan, pihaknya saat ini menjalankan visi dan misi menuju World Class Fisheries Vocational University, dengan branding sebagai Kampus Industri dan Bisnis Perikanan. "Peduli Mutu dan Terus Berinovasi" menjadi slogan yang tidak terpisahkan dari insitusi Politeknik AUP, melalui penguatan pendidikan vokasi, penelitian terapan dan pengabdian kepada masyarakat.

    Espresso shot Boba
    market.biz.id Espresso shot Boba
    13% Rp 6.300
    Beli sekarang!

    "Saat ini sebanyak 1.468 taruna sedang menempuh pendidikan di Politeknik AUP jenjang Diploma IV Terapan, pada lima Program Studi, Teknologi Penangkapan Ikan, Permesinan Perikanan, Teknologi Akuakultur, Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan, Teknologi Pengelolaan Sumber Daya Perairan, dan Penyuluhan Perikanan. Dari total tersebut di atas, sebanyak 60 persen merupakan putra-putri pelaku utama kelautan dan perikanan yang tidak mampu dari sisi ekonomi, yaitu nelayan, pembudidaya, pengolah ikan, dan petambak garam, " jelasnya.

    Hery melanjutkan, Politeknik AUP juga mempunyai Program Magister Terapan (S2) yang akan dilakukan pengembangan Program Studi Baru. Selain itu, saat ini sedang dilakukan upaya Percepatan Professor Terapan sebagai bagian penting dari rencana pembukaan Program Doktor (S3) Terapan di Politeknik AUP.

    Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, pendidikan di lingkungan KKP menerapkan sistem pendidikan vokasi di bidang kelautan dan perikanan yang mencetak lulusan unggul dan berjiwa wirausaha, sehingga lulusan siap kerja dan dapat diterima dengan mudah di dunia usaha dan industri.

    Ia menegaskan komitmen penuh KKP dalam meningkatkan kualitas SDM kelautan dan perikanan dengan menyelenggarakan pendidikan pada 20 satuan pendidikan, terdiri dari sembilan satuan pendidikan menengah dan 11 satuan pendidikan tinggi. Hal tersebut disampaikan Menteri KP Trenggono pada wisuda satuan pendidikan tinggi lingkup KKP 2021.

    NAGARI.CO.ID

    NAGARI.CO.ID

    Artikel Sebelumnya

    BPS: Maret 2022 Produksi Padi Melimpah,...

    Artikel Berikutnya

    Mulyanto Prihatin Cara Kerja Pemerintah...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Syafruddin Adi

    Syafruddin Adi verified

    Postingan Bulan ini: 45

    Postingan Tahun ini: 2429

    Registered: Apr 8, 2021

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 39

    Postingan Tahun ini: 1861

    Registered: May 25, 2021

    Indra Gunawan

    Indra Gunawan verified

    Postingan Bulan ini: 18

    Postingan Tahun ini: 660

    Registered: Nov 15, 2021

    Ryawan Saiyed

    Ryawan Saiyed verified

    Postingan Bulan ini: 13

    Postingan Tahun ini: 735

    Registered: Nov 23, 2021

    Profle

    Narsono son verified

    Jaga Kondusifitas wilayah, Polsek Plampang Sita Puluhan Botol Minol
    Kasal Tinjau Bakal Lokasi Mabes AL di IKN Nusantara
    Ziarah Makam Pahlawan dalam rangka Hari Bhayangkara, Kapolda Jatim Sempatkan Berdoa di Makam Sang Kakek yang merupakan Pejuang Kemerdekaan
    Ustazd Zainal Arifin Ajak Peduli Sesama yang Tertimpa Musibah

    Rekomendasi

    Kata Pakar Hukum, 2 Tersangka Kasus Korupsi Dana Dinkes 6,3 Miliar Tidak di Tahan ;Ada Apa ?
    Kadis UMKM : Semoga Dapat Menjadi Stimulan di Ajang SBW 2022
    Kapolda Sumbar buka Sumatera Bike Week 2022 di Bukittinggi
    Kapolres Morowali dan Percasi Apresiasi Pelaksanaan Turnamen Catur Silaturahmi
    Bupati Barru: Almarhum H. Djamaluddin Ismail Sosok Senior Layak Jadi Panutan

    Ikuti Kami