Budisatrio Djiwandono: Desa Korporasi Sapi Bisa Penuhi Kebutuhan Daging Sapi

    Budisatrio Djiwandono: Desa Korporasi Sapi Bisa Penuhi Kebutuhan Daging Sapi
    Wakil Ketua Komisi IV DPR Budisatrio Djiwandono

    PENAJAM PASER UTARA - Konsep pengembangan desa korporasi sapi di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) kelak diproyeksikan bisa menjawab tantangan kebutuhan daging sapi di Kaltim dan daerah-daerah lain. Ini merupakan program prioritas Kementerian Pertanian (Kementan) sejak 2021 lalu.

    Demikian mengemuka saat Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi IV DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua Komisi IV DPR Budisatrio Djiwandono menggelar pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten PPU dan perwakilan Kementan RI di Desa Labangka Barat, Kaltim, Selasa (19/4/2022). Di desa ini ada kelompok tani bernama Petani Maju yang dipercaya mengelola sekitar 100 sapi, baik sapi indukan maupun penggemukan. Bahkan, sapi-sapi ini sudah diasuransikan ke PT. Jasindo oleh Kementan. Jadi, bila ada yang mati akan diganti.

    ZONATANI.ID
    market.biz.id ZONATANI.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    "Program pengembangan sapi ini sudah sangat baik. Peternakan kini sudah menjadi ekosistem usaha. Masyaakat menyediakan lahannya dan bantuan sapi diasistensi pemerintah. Bahkan, sapinya dilindungi dengan asuransi serta diberi pakan yang memadai. Saya rasa ini konsep yang baik. Desa korporasi sapi ini merupakan jawaban dari kebutuhan rakyat di Kaltim, " ungkap Budi.

    Apalagi, kelak bila pembangunan ibu kota negara (IKN) sudah rampung, akan banyak penduduk bermigrasi. Dan kebutuhan daging sapi pasti meningkat. Selama ini, kata Budi, Kaltim selalu kekurangan pasokan daging sapi. Kebutuhan daging sapi yang tinggi itu didatangkan dari Sulawesi Selatan, NTT, NTB, pulau Jawa, bahkan Lampung. Disampaikan politisi Partai Gerindra ini, Kaltim sebetulnya belum mampu berdiri sendiri memenuhi kebutuhan pangannya.

    XPRESS.CO.ID
    market.biz.id XPRESS.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Dengan adanya desa korporasi sapi ini, perlahan Kaltim bisa mandiri dan kelak bisa membantu daerah lain yang kekurangan pasokan daging sapi. "Masalah kebutuhan daging sapi masih jadi keluhan masyarakat. Daging sapi masih mahal. Ketersediaan masih belum seimbang dengan kebutuhan. Nah, dengan program desa korporasi sapi ini bisa jadi jawaban kebutuhan daging sapi, bukan cuma di Kaltim tapi juga provinsi lain, " harap legislator dapil Kaltim itu. (mh/sf)

    Budisatrio Djiwandono DPR RI KOMISI IV GERINDRA
    NAGARI.CO.ID

    NAGARI.CO.ID

    Artikel Sebelumnya

    Tangguh Hadapi Pandemi Covid-19, Syamsurizal...

    Artikel Berikutnya

    Mulyanto Prihatin Cara Kerja Pemerintah...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 403

    Postingan Tahun ini: 1717

    Registered: May 25, 2021

    Syafruddin Adi

    Syafruddin Adi verified

    Postingan Bulan ini: 385

    Postingan Tahun ini: 2294

    Registered: Apr 8, 2021

    Indra Gunawan

    Indra Gunawan verified

    Postingan Bulan ini: 151

    Postingan Tahun ini: 612

    Registered: Nov 15, 2021

    KODIM SURABAYA TIMUR

    KODIM SURABAYA TIMUR verified

    Postingan Bulan ini: 121

    Postingan Tahun ini: 503

    Registered: Oct 4, 2021

    Profle

    Narsono son verified

    Poltekip 52 Lapas Pasir Putih Nusakambangan Ikuti Pembinaan Jasmani
    Accept International Kunjungi Lapas High Risk Pasir Putih Nusakambangan
    Kalapas Lapsustik Sampaikan Delapan Hal Penting Pada Pegawai,  Mohon Disimak
    Warga Kota Tegal Dapat BLT Minyak Goreng dan Dapat Vaksin Gratis

    Rekomendasi

    Peringati HKN,Kasdim Salatiga Lepas Peserta Jalan Sehat
    Euphoria Masyarakat Sumbawa Sambut Para Pembalap MXGP
    Latma Cope West 2022 TNI AU-US PACAF di Lanud Abd Saleh Resmi Ditutup
    Polres Nagekeo Gunakan Pendekatan Humanis Penyelesaian Waduk Mbay/Lambo
    Hari Bhayangkara ke 76, Kapolda NTB Resmikan Fasilitas Air Bersih di Dusun Aik Mual Lombok Barat

    Ikuti Kami